#3, Sawah, Rumah Ria, Hujan dan Banjir


30 April 2012 Lokasi Rumah Ria dan sekitarnya.

Sebenarnya cerita ini mau di share malam tepat setelah kejadian perkara namun berhubung esoknya UTS (Ujian Tengah Semester) dan baru selesai kemaren UTS nya jadinya baru bisa sekarang di share nya. lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali *jadi inget pesan buguru waktu sekolah*

Sebenarnya sehari sebelum UTS itu adalah waktu yang tepat untuk istirahat serta belajar #prinsipanakpinter namun karena sebuah isu, gosip dan saudara - saudaranya yang mengatakan bahwa tugas fotografi di kumpulkan besok (Selasa, setelah uts bahasa inggris), akhirnya Saya, hastin, Hodob, Anyun dan Ria memutuskan untuk mengerjakan tugas tersebut di rumah Ria.

Sampai di rumah ria masih happy - happy tanpa ada kepikiran akan merasakan kejadian ini. bahkan masih sempat menggoda Hastin yang kepincut dengan abangnya Ria.

Hodob : Bang, dapet salam...dari Hastin
Abang Ria : Senyum..senyum sambil lirik hastin. *ejieeee Hastin*
Hatin : Apasiiiii dobbbb *mukamerah* = NP : Aku Mau Tapi Malu - DuoMaya =
dan semuanyaaa ketawa.....
Like This Moment.

karena sampai di rumah Ria siang bolong dan perut sudah berkumandang akhirnya sepakat makan dulu dengan menu KFC ORiental Bento beserta Hazelnut Float yang murah meriah *kibas rambut hastin* :D

Tugas telah terkumpul dan pergilah Hodob dan Anyu cuci foto sedangkan Saya, Ria dan Hastin bikin cover beserta segala macamnya. baru 15 menit Hodob dan Anyu keluar dari rumah hujan turun dan mereka berdua terjebak di hujan.Tidak sampai 30 menit hodob mengabari bahwa dia dan anyu terjebak di rumah anyu yang kebanjiran.

Setelah hujan cukup mereda saya dan ria pergi keluar buat ngeprint cover meninggalkan hastin sendirian di rumah. hastin sempat menolak namun mau tidak mau dia terima nasib menjadi penjaga rumah *hahahahah*. baru sebentar meninggalkan hastin di rumah sendiri, kabar dari hastin datang dengan info rumah ria sudah banjir. airnya sudah masuk di area "SELAMAT DATANG". Ria sempat resah dan gelisah di tempat ngeprint. Sampai di rumah ria langsung mengambil kursi dan mengajak saya ke dapurnya. Dengan masih penuh kebingungan saya mengikutinya dan ternyata disuruh mengangkat mesin cucinya. selain mesin cuci kita juga mengangkat sofa di ruang tamu untuk di ganjal dengan kursi. dan sofa nya ternyata ringan sekali.
Sekarang saya jadi tau kenapa di rumah ria banyak kursi dan sofa nya ringan. :D

Karena di rumah ria banjir dan sepertinya airnya akan bertambah sehingga kita mengungsi di warungnya. dan di warung ini lah kita bertemu dengan peliharaan ayah ria yang menjadikannya bak seperti limbad. tak beberapa lama di warung datang lah dua makhluk yang sudah berganti pakaian (anyu dan hodob) namun datang dengan bahas kuyub. Dengan berbaik hati ibu nya ria meminjamkan baju untuk anyu dan hodob selain itu kita juga di sediakan segelas teh anget dan semangkuk mie instan.

sambil makan kita di suguhkan dengan leluconan ayahnya ria serta atraksi - atraksi limbadnya (dengan burung yang berdiri di pundaknya). kita masih terheran - heran dengan kepintaran burung peliharaan ayah ria.
Ayah ria : iyalah pintar, dia udah sekolah smp itu..*sambil nujukin atraksi si burung yang sedang ngerokok*
Hastin : itu mahh dia bukan SMP lagi tapi udah STM soalnya udah ngerokok.
dan ngakaklah semuanya..

 Sambil makan kita masih cerita - cerita, tentang rumahnya anyun, tentang hastin yang di tinggal sendirian dirumah dan tentang flashdisk yang isinya tugas - tugas kita yang ketinggalan di rumah anyun. kita masih heran sama hodob, di saat - saat banjir dia masih sempat dan inget untuk mencharger handphone nya itu sedangkan hal terpenting yaitu flashdisk tinggal *halahhhh*.

Setelah mati - matian mengerjakan tugas itu ternyata di kumpulkannya minggu depan. sempat kesal dengan gosip tentang tugas itu, tapi setidaknya dengan adanya gosip itu saya, hodob, anyu, hastin dan ria jadi bisa berbarengan merasakan banjir yang biasanya hanya di rasakan oleh anyu dan ria *ehh Upsss*.

Kisah hari ini akan menjadi kisah yang tak terlupakan. Banyak hal - hal seru yang saya lewati hari ini dan itu semua akan masuk kedalam memori ingatan saya sampai kapanpun. Namun sayang kejadian hari ini tidak sempat di abadikan dalam bentuk gambar :'(

Comments